Penciptaan yang Pertama kali
Sebelum segalanya ada hanya Allah swt lah yang ada, kemudian Allah menciptakan Malaikat dari Cahaya. Malaikat adalah mahluk yang tidak meninggal dunia kecuali di hari kiamat. Dia bisa pergi kemana saja Ia suka, Dia juga bisa berubah wujud menyerupai Manusia.
Lalu Allah menciptakan langit, matahari, bulan, bintang, Planet, dan benda benda langit lainnya. Allah yang mengatur dan memerintahkan semuanya itu bergerak atau berputar, menjaga keseimbangan agar benda benda langit tersebut tidak bertabrakan.
Selanjutnya Allah menciptakan segala sesuatu yang bisa ditempatkan dibumi seperti binatang, tumbuhan, pohon, gunung dll, semuanya beraneka ragam jenis dan bentuk.
Kemudian Allah menciptakan Jin dari api, jin bisa berubah bentuk menjadi apa saja yang dia sukai. Jin diciptakan oleh Allah untuk beribadah dan mengabdi kepadaNya, jin juga ada yang beriman dan ada juga yang tidak beriman (kafir).
Allah telah menjelaskan dalam Al-Quran,
"Dan Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku" (QS Al-Dzaariyaat).
Terusirnya Nabi Adam dari Surga
Setelah Allah menciptakan semua seluruh alam dan isinya, Allah menciptakan manusia yang pertama kalinya yaitu Adam yang tugas utamanya oleh Allah diberikan untuk mengurus Bumi.
Sebelumnya Allah memberitahu kepada malaikat " Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah dimuka bumi".
Para malaikat bertanya "Apakah Engkau akan menciptakan khalifah dimuka bumi hanya untuk membuat kerusakan, berbuat maksiat dan menumpahkan darah? padahal Engkau tahu ya Allah kami selalu memuji-Mu dan Mengangungkan nama-Mu sebagai tanda syukur kepada-Mu."
Lalu Allah berkata "Sesungguhnya Aku lebih mengetahui daripada kalian", lalu Allah memerintahkankan malaikat untuk mengambil Tanah dari bumi dan menciptakan Adam lalu meniupkan ruh ke tubuhnya, dan kemudian mengajari ilmu pengetahuan dan lain lain, maka selesailah proses penciptaan manusia pertama yaitu Adam.
Iblis Membangkang
Ketika Allah bermaksud menjadikan Adam sebagai Khalifah, Allah memerintahkan para malaikat dan iblis untuk bersujud kepada Adam.
Para malaikat segera memenuhi apa yang Allah perintahkan, sebaliknya iblis menolak perintah Allah, iblis tidak mau bersujud,
"Hai Iblis, mengapa engkau tidak mau bersujud kepada Adam?" tanya Allah kepada Iblis.
"Bukankah Engkau menciptakan aku dari Api sedangkan Adam dari tanah? aku tidak mau bersujud kepada Adam karena aku lebih mulia daripada Adam." jawab iblis congkak.
Jawaban iblis membuat Allah murka.
"Keluarlah engkau dari Surga! sesungguhnya kamu termasuk yang terusir, Dan Kutukan Ku atasmu tetap sampai hari pembalasan."
Sementara itu Adam hidup sendirian di Surga dengan segala kenikmatannya, namun Adam merasa kesepian. Allah kemudian menciptakan Hawa dan memerintahkannya untuk menemani Adam, Allah juga memperbolehkan keduanya untuk bersenang senang disurga. Tapi ada satu larangan Allah dimana Adam dan Hawa dilarang mendekati apalagi sampai memakan Buah dari Pohon tersebut.
Iblis yang mendengar larangan itu Gembira, Ia mendapat akal untuk menyesatkan Adam dan Hawa. Iblis akan berusaha mempengaruhi Adam dan Hawa untuk memakan Buah tersebut dimana Iblis menyebutkan jika memakan Buah tersebut maka Adam dan Hawa akan kekal selamanya disurga. Itulah bujukan Iblis.
Dosa Nabi Adam as
Setelah berusaha keras akhirnya Iblis berhasil menggoda Adam dan Hawa memakan Buah tersebut, Allah pun menegur "Bukankah Aku telah memberitahu kalian bahwa Setan adalah musuh yang nyata bagi kalian!"
Adam dan Hawa menyesal akan perbuatannya, lalu mereka bertobat dan berdoa kepada Allah "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dengan mendurhakai-Mu dan menyalahi perintah-Mu, maka ampunilah dan kasihanilah kami. Sebab jika Engkau tidak mengampuni dan mengasihani kami, niscaya kami orang orang yang merugi" (Qs Al-A'raaf 22-23).
Allah menerima tobat Adam dan Hawa, tapi Allah menurunkan keduanya di Bumi, dibumi inilah keduanya memulai hidup baru, berjuang untuk bertahan hidup dan bekerja keras untuk mendapatkan makanan, tidak seperti di surga.
Allah menurunkan Adam dan Hawa kebumi dengan terpisah, Adam berada di Hindustan dan Hawa berada di Jeddah, mereka saling mencari, kemudian Allah mempertemukan mereka di Muzdalifah.
Akhirnya mereka berdua hidup dibumi ini menurut petunjuk Allah. Adam dan Hawa mempunyai anak kembar sampai 20 pasang, setiap yang dilahirkan selalu kembar dan berpasangan, laki laki dan perempuan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar